
Film gebrakan karya Riri Riza ini memperoleh piala Citra pada tahun 2005.
Seorang sosok yang penuh dengan idealisme dan ikut menumbangkan orde lama tetapi tidak mau langsung tunduk oleh pemerintahan orde baru.
Gie menamatkan pendidikan SMA nya di Kolose Kanisius dan masuk ke UI angkatan 66.
Tulisan - tulisan Gie kritis menentang pemerintahan orde baru dan juga menyindir teman-temannya yang duduk di DPR GR. Dia menghadiahi aktivis - aktivis itu dengan bedak dan pupur agar bisa terlihat lebih 'cantik' di depan para penguasa.
Gie lebih betah menulis daripada duduk manis sebagai anggota dewan.
Salah satu pendiri Mapala UI ini mati muda saat dia dan teman - temannya naik ke Gunung Semeru ( gunung tertinggi di Pulau Jawa )
Gie tewas 1 hari sebelum hari ulang tahunnya
Tadi adalah sekilas dari biografi seorang Gie. Saya sendiri tahu Gie ini dari teman saya. Teman saya memutar puisi Cahaya Bulan yang diciptakan oleh Gie dan saya pun tertarik. Penasaran dengan sosok Gie ini, saya pun menonton filmnya dan juga baca puisi - puisi yang dibuatnya.
Ini adalah puisi Cahaya Bulan karangan Gie
Puisi (Cahaya Bulan) - Nicholas Saputra
akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg biasa
pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui
apakah kau masih selembut dahulu memintaku minum susu dan tidur yang lelap
sambil membenarkan letak leher kemejaku
kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah mandalawangi
kau dan aku tegak berdiri melihat hutan - hutan yg menjadi suram
meresapi belaian angin yg menjadi dingin
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat
apakau kau masih akan berkata
kudengar detak jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
Link download puisi Cahaya Bulan
Beberapa kata - kata yang sangat menarik dari seorang Soe Hok Gie
"Lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan"
"Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tetapi mati muda, dan yang tersial adalah berumur tua."
~seorang filsuf Yunani~
Puisi terakhir Gie untuk kekasihnya
Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah.
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza.
Tapi, aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
Atau tentang bunga-bunga yang
manis di lembah Mendalawangi.
Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danau
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.
Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.
Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.
Mari sini, sayangku.
Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.
Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.
Kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa.
Link download Puisinya
Segitu dulu deh. Bagi yang penasaran langsung aja nonton filmnya. Film nya layak tonton banget. Okay deh, saya upload juga link filmnya di sini
Link download Film Gie
Okay, segitu saja dari saya. Kalau sudah nonton, boleh kita bicarakan di sini mengenai filmnya.
Semoga filmnya menambah wawasan anda sekalian.
ZiE
26-07-2010
06.43