Lagi gak ada kerjaan(padahal besok ujian :p) jadi pengen nulis2 sesuatu n kebetulan tadi kebaktian di gereja sangat berkesan buat saya...
Biasanya kebaktian itu worship, khotbah, persembahan, sesudah itu kita pulang...
Tadi kebaktiannya sedikit berbeda karena khotbah diganti dengan pelayanan yang diberikan oleh seorang hamba TUHAN yang TUHAN pakai untuk jamah umatnya lewat lagu2nya...
Hamba TUHAN itu adalah Jeffry S.Tjandra...
Di dalam pelayanannya kali ini, Jeffry mengajak jemaat untuk merenungi dan mengajak agar jemaat bisa berjumpa dengan TUHAN dan menerima lawatan TUHAN..
Maka dimulai lah dari lagu penyembahan slow yang disambung dengan kesaksian2...
Nah, dari beberapa lagu yang dia bawakan.. Saya berkesan dengan satu lagu ini...
BAPA YANG SETIA
Vocal : Jeffry S.Tjandra
Composer : Jacqlien Celosse
Tak sedetikpun Kau jauh dariku, selalu Kau jaga hidupku
Tak sekalipun Kau meninggalakanku, Kau lukis aku ditanganMu
Yesusku Kau kupercaya, Yesusku Kau yang kuperlu
Tak pernah Kau biarkan, tak Kau tinggalkan hidupku ada ditanganMu
Tak pernah Kau lupakan, selalu dihatiMu Engkau yang memegang hidupku
Yesusku Kau Bapa yang setia.
Download link
Nah setelah Jeffry nyanyi lagu ini... Ada satu kesaksian yang dy katakan isinya :
"Sewaktu kita menyanyikan lagu ini, kita bisa merasakan bahwa pencipta lagu ini sangat dekat dengan TUHAN, pencipta lagu ini pun sangat percaya bahwa TUHAN tak pernah meninggalkannya..
Pencipta lagu ini pun sangat tenteram hidup dengan suami dan dua anaknya di dalam lawatan TUHAN yang amat sangat.. Tapi sekarang, pencipta lagu ini yakni Jacqlien Celosse sedang berjuang untuk melawan penyakit yang sedang menggerogoti tubuhnya. Penyakit ini sangat ganas dan belum ditemukan obatnya di seluruh dunia..
Dikabarkan bahwa di Indonesia hanya ada 4 penderita penyakit ini dan salah satunya adalah Jacqlien Celosse.. Dimulai dari pertengahan september 2008 saat saya sedang pelayanan di salah satu gereja di Surabaya bersama dengan Jacqlien, dy berbicara kepada saya bahwa tadinya, ia sudah tak bisa pergi ke sini, ia mengalami sakit pada lehernya... Pembicaraan ini pun didengar oleh seorang jemaat yang kebetulan seorang dokter terkemuka di rumah sakit besar di Surabaya.. Jacqlien pun ditahan untuk tidak pulang karena langsung akan diperiksakan ke rumah sakit tersebut. Dugaan dokter ini pun tak meleset, ditemukan penyakit lain yang sangat ganas yang menyerang tubuh Jacqlien. Penyakit ini bernama "Kikuchi-Fujimoto disease".
Sejak saat itu kesehatan Jacqlien berangsur angsur turun.. Saat mengobrol dengan mereka(jacqlien dan suaminya), suaminya mengemukakan untuk membawa jacqlien ke guang zhou untuk pengobatan.. Saya, Franky Sihombing, dan penyanyi2 rohani lainnya langsung sering mengadakan charity concert untuk membantu Jacqlien untuk pengobatannya... Tak sia2 kami pun dapat mengumpulkan 120 jt rupiah untuk dapat memberikannya kepada Jacqlien... Langsung saja mereka pun berangkat.. Sebelum berangkat Jacqlien memeluk dan sempat nangis di pundak saya.. Dy hanya berkata " Saya tau bahwa TUHAN tak akan pernah meninggalkan saya.. Saya pun percaya bahwa inilah satu rencana yang terbaik bagi saya". Saya pun bangga kepadanya, saat sakit yang parah begitu pun dy masih dapat berkata seperti itu...
Saat tiba di Guang Zhou Jacqlien sudah tak bisa berjalan karena lemasnya dan langsung dilarikan ke rumah sakit di sana.. Ternyata di sana ditemukan satu penyakit lagi yang menyerang Jacqlien.. Padahal kedua penyakit ini tidak boleh ada di dalam satu tubuh manusia karena pengobatannya sangat bertolak belakang.. Sejak itu kondisi Jacqlien pun semakin parah... Akhirnya mereka pulang dan tidak lama kemudian terbang lagi ke Singapore untuk pengobatan... Puji TUHAN ternyata setelah diperiksa, penyakit baru yang ditemukan hasilnya negatif.. Lalu Jacqlien langsung melakukan operasi untuk penyakit "Kikuchi-Fujimoto disease" itu...
Maret 2009 Jacqlien melakukan pengobatan lagi ke Singapore dan pada saat itu mereka tidak jadi berangkat disebabkan kekurangan biaya. Saya pun langsung contact teman2 saya dan saya berhasil mengumpulkan mereka selama 1 minggu dan terkumpul dana yang lumayan besar dan langsung saja saya kirim ke Jacqlien agar bisa berobat.. Saya pun mengantar mereka ke bandara untuk melakukan pengobatan itu. Saat akan berangkat Jacqlien pun menangis lagi dan berbicara kepada saya " Jeffry, kita tidak terlalu dekat tetapi kenapa kamu mau membantu saya sampai sebegininya ". Lalu saya jawab " Saya juga gak ngerti, cuma yang saya rasain TUHAN membisikki saya untuk membantu kamu " . Jacqlien pun kembali menjawab " Terima kasih banyak. Saya percaya sekalipun tubuh saya habis lenyap, saya tidak akan pernah menyerah dalam menyelesaikan pertandingan iman saya. Saya tidak pernah meragukan kebaikan Tuhan dalam kehidupan saya".
Walau sampai sekarang ini Jacqlien memang blm sembuh dan masih berjuang melawan penyakitnya, dia tetap berpegang teguh pada TUHAN dan masih bisa berkata bahwa TUHAN sangat baik kepadanya..
Semestinya Jacqlien sudah mati 2x... Pertama saat dulu dy menjadi penyanyi rock, dia hampir mati karena overdosis obat2an terlarang tetapi TUHAN menyelamatkannya dan itu yang membuat Jacqlien bertobat dan dekat dengan TUHAN.. Kedua, saat Jacqlien melahirkan anaknya yang kedua, nyawanya pun hampir lenyap akibat kanker payudara tetapi sekali lagi TUHAN menyelamatkan hidupnya...
Sekarang Jacqlien sedang berjuang melawan mautnya yang ketiga...
Namun seperti yang Jacqline katakan, apapun keadaannya jangan menyerah dalam menyelesaikan pertandingan iman. Mari kita dukung Jacqline Cellosse dengan doa-doa kita."
Keadaan di gereja saat itu sangat syahdu dan banyak orang menitikkan air mata.
Saya sendiri pun karena terharu jadi ikut mengeluarkan air mata.
So, yang mau saya sampaikan dalam tuilsan ini..
Percayalah bahwa Sgala yang diberikan TUHAN itu baik adanya bagi kita.. Entah apa yang akan terjadi hari ini, esok dan seterusnya... Biarlah TUHAN Yesus yang pimpin jalan kita..
Terima kasih yang mau baca notes gw XD...
Buat yang bersangkutan di atas maaf klo ada ketidaksamaan kata2 dengan yang difirmankan..
God Bless U All
Zie
17-05-2009
23.33
Senin, 18 Mei 2009
Selasa, 12 Mei 2009
Tentang Kesetiaan
Kesetiaan...
Barulah sekarang kusadari apalah artinya sebuah kesetiaan...
Kesetiaan pada sebuah cinta
bukan merupakan suatu yang mustahil untuk kita bisa lakukan...
Juga bukan suatu yang abstrak untuk dapat kita abaikan begitu saja...
Kesetiaan bukan bagaimana kau menyikapinya..
tetapi bagaimana kau bisa memilih
dan juga bagaimana kau memutuskan...
Jangan kau jadikan suatu keadaan
untuk dapat dijadikan alasan
mengapa kau melangga sebuah kesetiaan,
Kesetiaan adalah suatu komitmen..
Komitmen yang memang harus disetujui suatu pasangan
Untuk saling setia
untuk saling percaya..
Loyalty is your choice...
Don't let anybody to take over your choice...
P.S : For everyone who are in the relationship
Zie...
12-05-2009
23:49
Barulah sekarang kusadari apalah artinya sebuah kesetiaan...
Kesetiaan pada sebuah cinta
bukan merupakan suatu yang mustahil untuk kita bisa lakukan...
Juga bukan suatu yang abstrak untuk dapat kita abaikan begitu saja...
Kesetiaan bukan bagaimana kau menyikapinya..
tetapi bagaimana kau bisa memilih
dan juga bagaimana kau memutuskan...
Jangan kau jadikan suatu keadaan
untuk dapat dijadikan alasan
mengapa kau melangga sebuah kesetiaan,
Kesetiaan adalah suatu komitmen..
Komitmen yang memang harus disetujui suatu pasangan
Untuk saling setia
untuk saling percaya..
Loyalty is your choice...
Don't let anybody to take over your choice...
P.S : For everyone who are in the relationship
Zie...
12-05-2009
23:49
Kamis, 07 Mei 2009
Short love story bout me
Hoammm... waktu semakin larut dan semua jarum jam mulai menunjukkan arah ke atas...
Akhir2 ini hidup sangat hampa, tidur malas, bangun pun malas..
Hampa sekali hidupku tanpa kehadiran seorang yang bisa membuatku bertambah kuat..
Hmm, pernah gak sich ngerasain keadaan di mana orang yang kita sayangi sakit tetapi kita pun tak bisa berbuat apa2 ?
Dy terbaring di sebelahku dengan hanya bisa menjawab pertanyaanku sekali2... Keadaan ini pun kalau boleh dibilang sangat kebetulan karena tadinya aku tak tahu kalau dy sakit... Tadinya aku mau meminta ditemani ke suatu tempat untuk mencari pernak pernik yang ingin kubeli tetapi begitu dy kutemui ternyata dy sedang tak berdaya, lemas....
Kusuruh dy masuk ke dalam mobilku dan langsung saja ia terbaring lemas, ku mulai menyalakan mobilku dan menyalakan tape mobil untuk memasang lagu2 jazz yang slow untuk dapat menghantarkan dy ke tidurnya yang lelap... Rintik2 hujan dan kemacetan kota Bandung menjadi satu moment di mana aku sangat bingung.. Kenapa harus bingung ? Aku bingung dengan apa yang harus kulakukan.. Kalau ku bisa menuruti hati kecilku, sudah kusayangi dy dan kujagai saat dy sakit... Tapi apa daya, keadaan tidak memungkinkan untukku berbuat semuanya.. Aku adalah aku.. Aku yang hanya sosok seorang sahabat bagi dy.. Aku yang hanya bisa membuat dy tersenyum saat dy murung dan aku yang hanya bisa selalu ada saat dia sendirian.. Aku adalah aku...
Hujan pun terus mengguyur kota Bandung pada saat itu dan aku hanya bisa menatap dan melihat dy terbaring.. lemas... Kuambilkan jaket yang tidak kupakai lalu ku selimuti jaket itu untuk dapat menghangatkannya dari dinginnya AC pada saat itu..
Waktu berlalu, akhirnya kurem mobilkuw dan kubangunkan dy karena mobilku sudah berada tepat di depan rumahnya...
Terakhir kali yang dapat aku lakukan hanyalah memberikan dy sedikit perhatian dan memperhatikan dy masuk ke dalam rumahnya.. Lambaian tangan dan mukanya yang kelihatan sangat lemas menghantarkan mobilku untuk pergi dari rumahnya..
Keadaan sangat sulit, dilema membelenggu di dalam hati kecilku.. Apakah yang harus kuperbuat ??
Apakah mungkin ku harus sembunyi di balik kata2 sahabat untuk dapat terus memperhatikannya.. dan jawabannya mungkin adalah YA...
Mungkin aku perlu terus bersembunyi di balik kata2 sahabat untuk dapat terus mencintainya..
Haha mencintai ??? Tapi sepertinya itu hanyalah ada di dalam mimpiku.. Mimpiku yang indah dan ku sudah sampai di puncaknya pada saat itu..
dan apa akibatnya sekarang ??
Ku terjatuh dari puncak tertinggi dari mimpiku dan yang hanya bisa kurasakan adalah sakit... Hanya bisa membuat hidupku semakin hampa..
Setiap hari ku hanya bisa menangis, menangis di dalam hatiku ini dengan sesekali berharap.. Berharap kepada harapan palsu yang aku sudah tau itu hanya bisa membuatu menangis...
Maafkan aku.. ku terlalu mencintaimu.. ku terlalu menyayangimu...
Aku berjanji jika mungkin ku bisa, ku akan membuang semua perasaan ini seiring dengan berjalannya waktu...
Biarlah waktu yang menjawab. Biarlah TUHAN yang menjawab...
Zie
07-05-2009
23.38
Akhir2 ini hidup sangat hampa, tidur malas, bangun pun malas..
Hampa sekali hidupku tanpa kehadiran seorang yang bisa membuatku bertambah kuat..
Hmm, pernah gak sich ngerasain keadaan di mana orang yang kita sayangi sakit tetapi kita pun tak bisa berbuat apa2 ?
Dy terbaring di sebelahku dengan hanya bisa menjawab pertanyaanku sekali2... Keadaan ini pun kalau boleh dibilang sangat kebetulan karena tadinya aku tak tahu kalau dy sakit... Tadinya aku mau meminta ditemani ke suatu tempat untuk mencari pernak pernik yang ingin kubeli tetapi begitu dy kutemui ternyata dy sedang tak berdaya, lemas....
Kusuruh dy masuk ke dalam mobilku dan langsung saja ia terbaring lemas, ku mulai menyalakan mobilku dan menyalakan tape mobil untuk memasang lagu2 jazz yang slow untuk dapat menghantarkan dy ke tidurnya yang lelap... Rintik2 hujan dan kemacetan kota Bandung menjadi satu moment di mana aku sangat bingung.. Kenapa harus bingung ? Aku bingung dengan apa yang harus kulakukan.. Kalau ku bisa menuruti hati kecilku, sudah kusayangi dy dan kujagai saat dy sakit... Tapi apa daya, keadaan tidak memungkinkan untukku berbuat semuanya.. Aku adalah aku.. Aku yang hanya sosok seorang sahabat bagi dy.. Aku yang hanya bisa membuat dy tersenyum saat dy murung dan aku yang hanya bisa selalu ada saat dia sendirian.. Aku adalah aku...
Hujan pun terus mengguyur kota Bandung pada saat itu dan aku hanya bisa menatap dan melihat dy terbaring.. lemas... Kuambilkan jaket yang tidak kupakai lalu ku selimuti jaket itu untuk dapat menghangatkannya dari dinginnya AC pada saat itu..
Waktu berlalu, akhirnya kurem mobilkuw dan kubangunkan dy karena mobilku sudah berada tepat di depan rumahnya...
Terakhir kali yang dapat aku lakukan hanyalah memberikan dy sedikit perhatian dan memperhatikan dy masuk ke dalam rumahnya.. Lambaian tangan dan mukanya yang kelihatan sangat lemas menghantarkan mobilku untuk pergi dari rumahnya..
Keadaan sangat sulit, dilema membelenggu di dalam hati kecilku.. Apakah yang harus kuperbuat ??
Apakah mungkin ku harus sembunyi di balik kata2 sahabat untuk dapat terus memperhatikannya.. dan jawabannya mungkin adalah YA...
Mungkin aku perlu terus bersembunyi di balik kata2 sahabat untuk dapat terus mencintainya..
Haha mencintai ??? Tapi sepertinya itu hanyalah ada di dalam mimpiku.. Mimpiku yang indah dan ku sudah sampai di puncaknya pada saat itu..
dan apa akibatnya sekarang ??
Ku terjatuh dari puncak tertinggi dari mimpiku dan yang hanya bisa kurasakan adalah sakit... Hanya bisa membuat hidupku semakin hampa..
Setiap hari ku hanya bisa menangis, menangis di dalam hatiku ini dengan sesekali berharap.. Berharap kepada harapan palsu yang aku sudah tau itu hanya bisa membuatu menangis...
Maafkan aku.. ku terlalu mencintaimu.. ku terlalu menyayangimu...
Aku berjanji jika mungkin ku bisa, ku akan membuang semua perasaan ini seiring dengan berjalannya waktu...
Biarlah waktu yang menjawab. Biarlah TUHAN yang menjawab...
Zie
07-05-2009
23.38
Langganan:
Komentar (Atom)